bercinta dengan tetanggaku tanpa kondom

Hai, saya Ari, saya mau publish cerita kedua saya setelah “Aishiteru”. Cerita ini berbeda dengan Aishiteru. Tapi Aku tetap memakai nama Ari di cerita ini. Selamat membaca, Semoga ceritanya menarik.
Hari ini hari sabtu, jam 07.00 aku masih berada di tempat tidur karena malamnya aku begadang main game online sampai jam 2 malam.
“Ari, bangun. Mama mau pergi ke Bandung, nemenin Nisa study tour. Kamu jaga rumah yah. Nanti Tante Yuki mau anterin bedak yang mama pesen. Nih uangnya, nanti kamu bayar yah ke dia. Bilang mama lagi pergi ke Bandung. Mama pergi dulu yah” kata mama gw sambil ngasih uang untuk bayar bedaknya.
Kondisi rumahku sepi. Hanya tinggal aku saja yang berada dirumah hari ini. Papa ku dinas ke Manado karena urusan kantor, Mamaku dan Adikku yang paling kecil seperti yang agan baca diatas, sedang pergi ke bandung, sedangkan Putri (adikku yang lain) sedang dirumah temannya, katanya sih ada urusan kelompok dan baru pulang nanti malam.
Kembali ke ceritaku, akhirnya setelah tidur-tiduran di kasur, aku mandi lalu aku menyalakan komputer dengan tujuan melanjutkan game ku lagi, tapi pikiran ku tiba tiba saja berubah. Muncul niat isengku untuk mendownload film bokep jepang karena kondisi rumah yang sepi. Begitu lagi asik asik mencari video yang bagus, tiba-tiba pintu rumahku diketuk. Dengan agak enggan aku membuka pintuku, dan ternyata bukan tante Yui yang datang.
“cari siapa yah?” tanyaku
“ohh aku mau anterin bedak pesanan mama kamu. Mamaku sedang keluar, jadi aku yang antar. Kamu kak Ari kan? Aku Yuki, kmarin baru pulang dari Jepang setelah SMP dan SMA sekolah disana” jawab dia.
Untuk gambaran Yuki, dia ga terlalu tinggi. Mungkin 160an, tapi badannya bagus banget, kulitnya putih orang jepang. Mungkin keturunan ibunya yang asli jepang. Pasti agan nanya berapa ukuran dadanya yah?? Hahaha. Ummm, kira-kira ukurannya 34 lah. Aku kurang tau tentang ukuran payudara cewek. Yang jelas tidak terlalu besar. Pas sama tubuhnya.
“ohh iya, pantes aku ga kenal sama kamu. Dah lama ga ketemu. Hahaha. Ohh iya, silahkan masuk dulu. Aku ambilkan uangnya… silahkan duduk” lalu aku tinggalkan dia untuk mengambil uang bedak. SIALAN!!!, gw lupa tutup laptop gw. Ohh god, semoga dia ga liat laptop gw >_<
Aku kembali lagi keruang tamu, ternyata bener, dia lagi ngeliatin layar laptop gw sambil tangannya mengklik-klik mouse. Abis dehh imej gw. Aku pun berusaha stay cool walaupun dada gw lagi dag dig dug.
“ummm, kamu lagi ngapain, Ki?” aku ternyata mengagetkan dia yang sedang melihat lihat web yang gw buka.
“ohh kakak, ga kok.. ummm.. ano… aku ga sengaja liat laptop kakak tadi.. umm.. soalnya laptop kakak kebuka.. terus ga sengaja liat, ‘itu’….” dia menjawab panik.
“ohh yaudah, gapapa, tapi jangan bilang ke siapa-siapa yah Ki, kamu emang suka yang kaya gituan juga Ki?” tanya ku.
“ummm,,, aku dulu di Jepang sering liat kak. Aku juga pernah ga sengaja liat Tante sama Om ku lagi ‘begituan’ di kamarnya waktu aku lagi mao ambil minum tengah malam” jawabnya
Aku kaget ternyata dia sudah ‘agak’ berpengalaman tentang urusan ini. “terus kamu gimana perasaannya pas liat itu?”
“ya aku jadi deg degan kak, aku ga bisa tidur mikirin itu terus.”
Aku pun bertanya kesana kesini, tentang dia saat di jepang. Dari mulai pertanyaan biasa sampai pertanyaan tentang apakah dia punya pacar di Jepang.
“aku punya 2 mantan kak di Jepang. Dua bulan sebelum aku pulang ke Indonesia, aku putusin pacarku yang terakhir” jawabnya
“emang kenapa kamu putusin?” tanyaku
“dia selalu minta ML sama aku kak. Tapi aku ga pernah kasih. Aku takut. Jadi aku hanya mengoralnya aja” wahh nihh cewek, ternyata dah pernah oral. Jadi pengen ngerasain >_<
“jadi kamu belum pernah ML? Takut kenapa emangnya Ki? Takut hamil?”
“ya itu salah satunya kak, yang aku takutin ya dianya kak, soalnya dia maen kekerasan kak, dulu aku hampir mau diperkosa sama dia kalau ga mau oral dia, lama lama aku ga kuat, jadi aku putusin dia” dia menerangkan situasinya
“ohh, tapi kamu mau ngerasain rasanya ML ga Ki? Haha. Atau kamu lihat videonya aja nih, tadi kan juga aku mau download, tapi kamu ganggu. Nanti aku puterin yang sudah kedownload aja deh.”
“ummm, boleh deh kak”
Akhirnya aku nonton video berdua dengan yuki. Setelah beberapa saat, nafas dia mulai ga beraturan. Aku mendiaminya saja, sampai dia benar benar horny. Aku menunggu selama beberapa menit hingga akhirnya dia mulai gelisah. Aku pun memberanikah diri bertanya.
“kamu suka videonya Ki?” tanyaku
“iya kak. Itu kok cowoknya nusuk nusuk memek cewenya pake tangan? Emangnya ga sakit kak?” dia bertanya
“ga dong. Dia malah keenakan itu Ki”
–*AAAAAHHHHHHHHH YAMEROOO (aaaahhh berhentiiii)* suara si cewek di video.–
“nahh tuh kan kak, dia minta berhenti, pasti sakit kan itu??” dia ga percaya sama gw
“yeee bener deh enak. Ga percaya? Mau coba?” tantangku
“ummm, tapi pelan pelan aja yah, kalau aku kesakitan, kakak jangan maksain” YESSSS, dia mao.. oke, pelan tapi pasti
“oke dehh, umm tapi bukannya kamu masih perawan? “ sayang banget kalo perawan diilangin pake tangan doang >_<
“sebenernya aku dah ga perawan kak, dulu aku pernah ML sama pacarku yang pertama, makanya aku ga pernah mau diajak ML sama pacarku yang kedua. Takut dia marah sama aku”
Ohhh, make sense now..
“ohhh, kamu pernah ML sama mantanmu? Kok ga tau rasanya dimasukin jari ke memekmu?”
“ya pasti beda lah kak rasanya, ehh jangan kasih tau mama ku yah kak”
“oke dehh.. tapi ga gratis. Haha”
Dia tersenyum lalu memelukku sambil mencium bibirku. “aahh kak, jilatin payudaraku dong, aku suka banget digituin sama mantanku dulu, geli”
Aku buka Bra nya, “Ki, bra mu ukurannya berapa?”
“34C kak.. ahhh, jilat kak… ssshhh”
Tuh gan, dia bilang ukurannya 34C..
Aku pun terus menjilatinya dari kiri ke kanan, lalu jilatanku turun kebawah sampai di pusarnya. “aku buka yah Ki, celananya”.
“buka aja kak, aku dah ga tahan”
Jilatanku sampai ke memeknya, aku sibakkan rambut yang menutupi bibir memeknya. Aku jilat dan sedot klitorisnya. “aahh kak, langsung masukin aja yah, dah ga tahan”
“iyah Ki” lalu kubuka celanaku, dan kuarahkan penisku ke memeknya.
“sempit banget Ki,” Aku agak susah memasukkan penisku ke memeknya
“iyah kak, aku dah ga pernah ML lagi soalnya setelah putus sama pacarku yg pertama itu”
Aku berusaha memasukkan penisku dengan perlahan. Setelah masuk, aku maju mundurkan penisku di memeknya.
“aaahhh kak, terus kak.. teruuuss..” Yuki mendesah desah keenakan.
Kira-kira setelah kupompa 20menitan, dia teriak, “aaaaaahhh kak, aku ngerasan mao keluar nihh.. bareng yah keluarnya”
“aku belum mau keluar Ki, kamu duluan aja, orgasme kedua mungkin bareng”
“ahhh kakak kuat juga, yaudah, aku keluar duluan yah kak.. ssshhhh,, kak. Aku keluuaaaarrrrr”
Benar saja, ada semprotan di dalam memeknya, sehingga mempermudah penisku untuk maju mundur.
Kuganti dengan posisi WOT diatas sofa. Dia menaik turunkan pantatnya dengan cepat. Aku remas payudaranya, dan ga berapa lama aku merasa ada yang mau keluar. “Ki, aku mau keluar nihh..”
“ayo kak, keluarin bareng. Aku juga. Aaahhhhh” Dia mendesah
“aaaaaahhhh kaaakkk,, aku keluaaarrr….” Akupun merasa dah ga tahan dan ingin keluar.
“aaahh, aku jugaa…” Crot crot crot crot. Spermaku menyembur didalam memeknya, dan mengalir keluar.
Aku lupa akan satu hal, ‘AKU GA PAKE KONDOM’.. Aku pun takut dia hamil.
“Ki, kamu teraakhir mens kapan?” tanyaku takut
“ohh tenang aja kak, 2 hari yang lalu baru selesainya. Makasih yah kak, aku dah lama ga ngerasain ini”
Syukurlah, dalam hati gw. “iyah, aku juga makasih banget Ki”
Lalu kucium dia dengan penuh kelembutan. Disaat aku sedang berciuman dengan Yuki, tiba-tiba. . . .
“BRAK” pintu rumahku dibuka. Ternyata aku lupa menguncinya. . .
–BERSAMBUNG–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s